TOP NEWS

Silahkan cari topik Sum-sel anda disini..

Sabtu, 27 April 2013

Terbukti,Hasil Kerja Alex Noerdin ternyata tidak sia-sia


Banyak masyarakat bilang,bahwa pemerintah itu hanya bisa janji saja namun,tidak dilaksanakannya.Namun,sepertinya tidak untuk yang satu ini.Pada awal aleax Noerdin menjanjikan berobat dan Sekolah gratis,awalnya di ragukan masyarakat.Alhasil pada akhirnya itu terbukti,sehingga terbuktikan bahwa alex Noerdin menepati janji janjinya.Buktinya adalah terlaksananya program Sekolah gratis dan Berobat gratis untuk masyarakat yang kurang mampu.berikut ini adalah bukti konrit :





* Bukti dari Sekolah Gratis yang di adakan oleh alex Noerdin.


  • Angka Partisipasi Kasar (APK) SDTahun 2009 s.d 2011200920102011Tahun102.25102.5Index
    Angka Putus Sekolah SDTahun 2009 s.d 2011200920102011Tahun0.40.5Index
    Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTsTahun 2009 s.d 2011200920102011Tahun949698Index
    Angka Putus Sekolah SMP/MTsTahun 2009 s.d 2011200920102011Tahun0.81Index
    Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/MA/SMKTahun 2009 s.d 2011200920102011Tahun808182Index
    Angka Putus Sekolah SMA/MA/SMKTahun 2009 s.d 2011200920102011Tahun11.0251.05Index



* Bukti dari berobat Gratis yang di adakan oleh alex Noerdin.

berikut ini adalah indeks pembangunan manusia provinsi Sumatra Selatan tahun,2007-2008,dilihat dari masa jabatan Gubernur Alex  Noerdin,indeks semaikin meningkat dari tahun ke tahun.Merupakan salah satu bukti juga bahwa perjuangan Alex Noerdin untuk mencapai Sumsel Gemilang tidak sia sia.

Sumber referensi :http://www.alexnoerdin.co/
01.51 Diposting oleh Unknown 0

Menuju Sumatra Selatan yang semakin Gemilang..


"Sumsel Gemilang!!!" Ya.. merupakan kata kata yang tidak asing di telinga kita,terutama untuk masyarakat Sumsel.Sumsel Gemilang merupakan motto yang digunakan oleh Alex Noerdin,Gubernur provinsi Sumatra Selatan.Ada 3 hal yang di fokuskan dalam tercapainya Sumsel Gemilang,yaitu :
·       Pendidikan
·       Kesehatan
·       Lapangan kerja

Sekolah Gratis demi kemajuan pendidikan di provinsi Sumatra Selatan

untuk tercapainya kegemilangnya Sumatra Selatan,cukup banyak hal hal yang harus di kembangkan.Salah satu dari hal tersebut adalah pendidikan.cukup banyaknya masyarakat yang kurang di asahnya pendidikan di provinsi Sumsel,terutama pada kalangan anak anak,karena faktor ekonomi.Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin menyatakan bahwa pendidikan adalah salah satu fokus dalam tercapainya Sumsel Gemilang.Caranya adalah melalui Sekolah Gratis,guna meningkatkan pendidikan masyarakat Sumsel. Jenjang pendidikan program Sekolah Gratis yang saat ini telah berjalan yaitu SD-SMP-SMA tidak hanya sampai disitu Pemerintah Sumatera Selatan juga memiliki target Sekolah Gratis hingga ke tingkat Perguran Tinggi.

Berobat gratis demi kesehatan masyarakat provinsi Sumsel.

Fokus lainuntuk menuju Gemilangnya Sumsel adalah Kesehatan.Normalnya orang bila sakit akan pergi ke dokter atau membeli obat.Namun,sadar atau tidak kita sadaribanyak masyarakat menderita sakit oleh berbagai macam penyakit.Mereka bukannlah orang orang seperti kita yang bisa berobat ke dokter dengan mudahnya.Mereka adalah masyarakat yang kurang mampu,menyebabkan pnyakit mereka semakin parah,tidak hanya itu rendahnya pendidikan menyebabkan beberapa masyarakat kurang memahami obat obatan sehingga salah menkonsumsi obat,dampaknya bahaya tentunya.Dari sini Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengadakan berobat gratis bagi masyarakat yang kurang mampu. Kalau di DKI Jakarta atau daerah lain pemerintahnya memberlakukan kartu sehat, itu karena selama ini belum ada jaminanan kesehatan seperti yang telah di lakukan pemerintah Sumatera Selatan dengan memberlakukan berobat gratis sejak 2008 lalu.
Di Sumsel, untuk mendapatkan layanan kesehatan masyarakat kurang mampu tak perlu repot-repot memikirkan biaya kesehatan. Pada saat sakit dan ingin mendapatkan layanan kesehatan dari rumah sakit, mereka hanya diminta menunjukkan KTP dan KK saja. Pemberlakuan berobat gratis secara menyeluruh di wilayah Sumsel tersebut sudah di berlakukan sejak 2008 lalu dengan sistem sharing dengan daerah kabupaten/kota.



01.14 Diposting oleh Unknown 0

Jumat, 26 April 2013

Mengenal sosok Alex Noerdin

H.Alex Noerdin

Siapa yang tidak mengenal Alex Noerdin,atau lebih di kenal sebagai Bang Alex.Yak..beliau adalah seorang gubernur propinsi Sumatra Selatan sejak 7 November 2008.Alex Noerdin lahir pada tanggal 9 September 1950 di Palembang Sumatra Selatan. H. Alex Noerdin, adalah putera ketiga dari tujuh bersaudara pasangan H. Muhamad Noerdin Pandji yang berasal dari Gunung Meraksa Baru, Kabupaten Empat Lawang dengan Hj. Siti Fatimah yang berasal dari Sekayu, Musi Banyuasin.
 Berdasarkan riwayat pendidikannya, pria peraih dua gelar sarjana(S1) yakni masing-masing dari Universitas Trisakti (1980) dan Universitas Atmajaya(1981) ini, tergolong sebagai sosok yang sukses dalam mengenyam pendidikan. Bahkan memiliki motivasi belajar yang tinggi meski harus menimba ilmu hingga ke luar negeri.Alex Noerdin sendiri pernah tercatat bahwa dirinya pernah mengikuti International Training Course in Regional Development Planning, United Nations Centre for Regional Development (UNCRD) Nagoya, Japan (1985); Post Graduate Diploma: Integrated Development Management Institute for Housing Studies, Roterdam Netherlands (1987-1988); Program of the United Housing Urbanization, Harvard University, Cambridge (1992); International Training Course in Integrated Urban Policy United Nations Population Fund (UNFP) Kobe, Japan (1996).Hmm..hebat juga ya..
Sebelum menjabat sebagai Gubernur Sumatra Selatan,beliau pernah menjabat Bupati Musi Banyuasin selama 2 periode berturut-turut (2001-2006 dan 2007-2012). Pada tanggal 14 Juni 2008, dalam periode kedua masa jabatannya, ia mengundurkan diri terkait dengan pencalonan dirinya sebagai Gubernur Sumatera Sumatera Selatan dalam Pilkada Sumatera Selatan periode 2008-2013. Di bidang organisasi, sejak dulu hingga sekarang, sosok yang kini tengah menjabat Ketua Forum Komunikasi Daerah Penghasil Migas/FKDPM (2006-2009) ini terkenal sebagai figur yang sangat aktif dan sukses dalam memimpin berbagai jenis organisasi. Baik organisasi kepemudaan/kemasyarakatan, organisasi keolahragaan, maupun organisasi politik.
Pada organisasi kepemudaan/kemasyarakatan, tokoh masyarakat ini pernah dan atau tengah menjabat Ketua DPC Pemuda Panca Marga Kodya Palembang (1981), Ketua DPD Pemuda Panca Marga Propinsi Sumatera Selatan (1987), Wakil Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Panca Marga (1991), Wakil Sekretaris Jenderal DPP Patriot Panca Marga (2002-sekarang), dan Ketua DPD Patriot Panca Marga Propinsi Sumatera Selatan (2007-2012). Beberapa jabatan strategis berhasil diraihnya, di antaranya adalah Ketua DPD INKAI Sumatera Selatan 91993-1995), Wakil Ketua POSSI (1997-sekarang), Wakil Ketua PB PRSI (2005-sekarang), Ketua Bidang Dana PB PABSI (2006-2011), Ketum Perbakin Sumatera Selatan (2006-2010).

Bahkan, karena dinilai berhasil menjalankan amanah sebagai Bupati dalam memajukan dan mensejahterahkan masyarakat Musi Banyusin, melalui Pilkada Langsung tahun 2006, Beliau kembali terpilih sebagai Bupati untuk memimpin dan melanjutkan pembangunan di Kabupaten Musi Banyuasin untuk periode tahun 2007-2012.
Bukti kongkrit keberhasilan kepemimpinan sebagai Kepala Daerah terlihat dari banyaknya penghargaan dan tanda jasa yang diterima dari pemerintah pusat, lembaga independen, dan masyarakat dalam sektor pemerintahan, organisasi, sosial dan budaya.

"Kegemilangan Sumatera Selatan yang Semakin Gemilang"
"Rakyat Didahulukan Kerja diutamakan "
Gubernur Sumatera Selatan H.Alex Noerdin




22.39 Diposting oleh Unknown 0

Selasa, 23 April 2013

Hasil Pilkada Palembang versi hitung cepat



Penghitungan cepat Lembaga Survei Indonesia (LSI) memenangkan pasangan Romi Herton - Harnojoyo setelah menghitung sample dari 200 tempat pemungutan suara di Palembang, Minggu.

"Pasangan nomor urut (2) berhasil meraih 44,1 persen atau unggul 3,12 persen dari Sarimuda-Nelly (3) 40,98 persen, sedangkan Mularis-Husni (1) 14,92," kata Direktur Riset LSI, Hendro Prasetyo, di Palembang, Minggu.

Menurut dia, pihaknya optimistis dengan keunggulan 3,12 persen suara tersebut pasangan Romi-Harno sementara menang dari pasangan Sarimuda-Nelly.

Presentase tersebut diyakini tidak akan menurun karena "margin error" yang mereka tetapkan dua persen sehingga posisi 3,12 persen sudah aman.

Ia mengatakan, penghitungan cepat ini menjadi patokan dari perolehan suara pasangan calon wali kota dan wakil wali kota peserta Pilkada Palembang.

Karena dengan sistem stastik perolehan suara tidak akan bergeser jauh, katanya.

Sementara calon Wali Kota Palembang, Romi Herton usai ditetapkan sebagai pasangan yang sementara unggul versi LSI mengaku sangat bersyukur dan kemenangan mereka adalah kemenangan rakyat.

"Kami sangat berterimakasih kepada masyarakat Palembang yang telah memilih dan mempercayakan memimpin," ujarnya.

Dia menambahkan, kemenangan ini hendaklah disikapi dengan rasa syukur kepada Sang Pencipta jangan euforia berlebihan.

Kemenangan ini adalah anugrah sehingga tidak boleh disikapi dengan cara yang berlebihan.

Pemilih tetap pilkada Wali Kota Palembang periode 2013-2018 sebanyak 1.133.488 orang dengan 2.650 TPS tersebar di 16 kecamatan.
08.06 Diposting oleh Unknown 0

Lepas 5 Pemain, Sriwijaya FC Siapkan Rp 1 M Lebih untuk Pesangon


Lepas 5 Pemain, Sriwijaya FC Siapkan Rp 1 M Lebih untuk PesangonLiputan6.com, Palembang : Manajemen Sriwijaya FC, memastikan melepas lima pemainnya jelang berakhirnya putaran pertama kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/2013. Informasi pemberhentian para pemain ini disampaikan Manajemen Sriwijaya FC, Senin (22/4/13) pagi, di Hotel Swarna Dwipa Palembang.

Manajer Sriwijaya FC Robert Heri menjelaskan, setelah dilakukan evaluasi sepanjang putaran pertama yang sudah dilalui tim asal Sumatera Selatan ini, maka manajemen memutuskan melepas lima pemain. Mereka adalah Aliyuddin, Imanuel Padwa, Sultan Samma, Fakhruddin, dan Taufik Kasrun.

“Berdasarkan evaluasi, kontribusi, efesiensi, kebutuhan tim serta penghematan dana, maka kita memutuskan untuk melepas Aliyuddin, Padwa, Sultan Samma, Fakhruddin dan Taufik Kasrun,” ujar Robert Heri.

Dikatakan Robert, pelepasan Sultan Samma, Fakhruddin dan Aliyuddin dilakukan karena kembalinya Erick Weeks Lewis. Apalagi Aliyudin, Fakhruddin dan Sultan Samma juga kurang memberikan kontribusi maksimal bagi tim sepanjang putaran pertama yang sudah dilalui.

“Begitu juga dengan Padwa dan Taufik Kasrun yang jarang tampil,” ucapnya. Meskipun langsung melepas lima pemain sekaligus, namun manajemen Sriwijaya FC belum mau menyebutkan siapa pemain yang akan menggantikan pemain yang dilepas.

”Untuk saat ini baru Diego Michiels yang resmi bergabung dengan Sriwijaya FC pada putaran kedua nanti.” pungkas Robert seperti yang dilansir dari situs resmi PT. Liga Indonesia, www.ligaindonesia.com.

Sementara Direktur Keuangan PT SOM, Augie Bunyamin menambahkan lima pemain ini akan mendapat kompensasi dari Sriwijaya FC dan dipersilahkan mencari klub lain.

"Manajemen Sriwijaya FC sudah menyiapkan dana Rp 1,2 M sebagai kompensasi pemberhentian Sultan Samma dan kawan-kawan. Biaya tersebut terdiri dari gaji bulan ini, bonus tambahan berupa gaji 1 bulan serta DP,” tambahnya.

Pelepasan para pemain sengaja dilakukan sekarang agar pemain yang dilepas memiliki banyak waktu untuk mencari klub baru pada putaran kedua nanti.(bek)
07.53 Diposting oleh Unknown 0

Laporan Pertandingan: Sriwijaya FC 0-2 Persipura Jayapura

Boaz Solossa - Persipura Jayapura (GOAL.com / Dhedhe D.)Sriwijaya FC dipaksa harus menelan malu di hadapan pendukungnya setelah dikalahkan Persipura Jayapura 2-0 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2012/13 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (20/4) malam WIB.

Kemenangan ini makin mengokohkan Persipura di puncak klasemen sementara usai mengumpulkan 37 poin, sekaligus mematahkan rekor tak terkalahkan Sriwijaya FC di kandang. Sedangkan Sriwijaya FC tertahan di peringkat kelima dengan koleksi nilai 29.

Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi tidak terlalu melakukan perubahan banyak dari komposisi regulernya. Tantan dan Hilton Moreira tetap menjadi andalan di barisan depan. Sedangkan Rivky Mokodompit dipilih berada di bawah mistar gawang menggantikan Ferry Rotinsulu.

Sedangkan Jacksen F Tiago menjadikan Patrich Wanggai sebagai striker tunggal di barisan depan. Boaz Solossa ditempatkan di belakang Patrich dengan sokongan Gerard Pangkali dan Zah Rahan.

Babak pertama

Kendati bertindak sebagai tuan rumah, Sriwijaya FC lebih memfokuskan mempertahankan mereka di awal laga. Persipura mampu menguasai lapangan, dan memaksa pertahanan Sriwijaya FC harus bekerja keras.

Boaz Solossa yang lebih sering beroperasi dari sayap kiri beberapa kali melakukan ancaman di pertahanan Sriwijaya FC. Namun hingga laga berjalan 15 menit, sektor pertahanan Sriwijaya FC masih solid untuk menghalau serangan Persipura.

Sebaliknya, Sriwijaya FC mencoba melakukan serangan balik, tidak berjalan sempurna. Serangan yang dibangun Laskar Wong Kito bisa dipatahkan Persipura sejak dari lini tengah, sehingga tidak ada ancaman berarti untuk kiper Yoo Jae Hoon.

Peluang diperoleh Zah Rahan pada menit ke-26. Menerima umpan dari sisi kiri serangan Persipura, Zah Rahan masuk ke jantung pertahanan  Sriwijaya FC, dan melepaskan tendangan keras. Namun sepakan pemain asal Liberia ini masih menyamping di sisi kanan gawang Rivky Mokodompit.

Sriwijaya FC segera merespon serangan Persipura, dan mendapatkan peluang selang empat menit kemudian. Tantan yang menerima umpan dari tengah, merangsek ke pertahanan Persipura. Namun Yoo dapat menggagalkan peluang yang diperoleh Tantan.

Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi kemudian memasukkan Erick Weeks, dan menarik keluar Sutan Samma untuk menghidupkan serangan pada menit ke-36. Jacksen F Tiago pun meresponnya dengan memasukkan Ian Louis Kabes, dan menarik keluar Patrich Wanggai di menit ke-40.

Satu menit menjejakkan kaki di atas lapangan, Kabes sudah mendapatkan peluang emas. Menerima umpan lambung Zah Rahan, penyelesaian akhir yang buruk membuat Kabes gagal membuka keunggulan tim tamu.

Babak kedua

Seperti halnya di babak pertama, Persipura langsung melakukan tekanan ke pertahanan Sriwijaya FC di awal babak kedua. Sedangkan permainan tuan rumah mengalami perbaikan di paruh kedua ini.

Peluang diperoleh Boaz pada menit ke-47, tapi tendangannya dapat diamankan Rivky. Selang tiga menit kemudian, giliran Immanuel Wanggai yang mendapat kesempatan, namun tendangannya dari jarak dekat melambung di atas mistar.

Pertarungan makin sengit ketika Sriwijaya FC keluar menyerang untuk membalas agresivitas Persipura. Hilton Moreira sempat mendapatkaan peluang, tapi sepakannya masih jauh dari sasaran.

Persipura kembali mengancam saat laga berjalan satu jam, namun tendangan Boaz mengarah tepat ke Rivky. Selang dua menit kemudian, giliran Hilton balas mengancam. Hanya saja, sepakannya masih melambung.

Sriwijaya terus melakukan tekanan ke pertahanan tim Mutiara Hitam. Yoo Jae Hoon melakukan penyelamatan di menit ke-79 ketika ia meninju tendangan bebas Mahyadi Panggabean yang mengarah ke gawangnya.

Tiga menit menjelang pertandingan berakhir, pendukung tuan rumah terbungkam saat Boaz Solossa menjebol gawang Rivky. Kendati mendapat pengawalan dari tiga pemain Sriwijaya FC, Boaz masih bisa melepaskan tendangan yang membuat Rivky tidak berkutik.

Di waktu tersisa, Sriwijaya berusaha mengejar ketertinggalan mereka. Ponaryo Astaman nyaris menyamakan kedudukan, tapi tendangannya menghajar tiang gawang. Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Rivky justru dibobol tendangan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan pemain pengganti Nelson Alom di masa injury time untuk menutup laga dengan skor 2-0.

Susunan pemain kedua tim:
Sriwijaya FC: Rivky Mokodompit; Mahyadi Panggabean, Lee Dong Won, Abdul Rahman, Fandy Mochtar, M Fakhruddin (Diogo Rangel 75'), Ahmad Jufrianto, Ponaryo Astaman, Sutan Samma (Erick Weeks 36'), Hilton Moreira, Tantan.

Persipura: Yoo Jae Hoon; Ruben Sanadi, Bio Pierre Paulin, Otavio Dutra, Ricardo Salampessy, Gerald Pangkali (Nelson Alom 65'), Immanuel Wanggai, Lim Jun Sik, Boaz Solossa, Zah Rahan, Patrich Wanggai (Ian Louis Kabes 40').
07.51 Diposting oleh Unknown 0

Go To Palembang?


Makanan Khas

Pempek merupakan makanan khas Palembang yang telah terkenal seantero nusantara
Kota ini memiliki komunitas Tionghoa cukup besar. Makanan seperti pempek atau tekwan yang terbuat dari ikan mengesankan "Chinese taste" yang kental pada masyarakat Palembang.
  • Pempek, makanan khas Palembang yang telah terkenal di seluruh Indonesia. Dengan menggunakan bahan dasar utama daging ikan dan sagu, masyarakat Palembang telah berhasil mengembangkan bahan dasar tersebut menjadi beragam jenis pempek dengan memvariasikan isian maupun bahan tambahan lain seperti telur ayam, kulit ikan, maupun tahu pada bahan dasar tersebut. Ragam jenis pempek yang terdapat di Palembang antara lain pempek kapal selam, pempek lenjer, pempek keriting, pempek adaan, pempek kulit, pempek tahu, pempek pistel, pempek udang, pempek lenggang, pempek panggang, pempek belah dan pempek otak - otak. Sebagai pelengkap menyantap pempek, masyarakat Palembang biasa menambahkan saus kental berwarna kehitaman yang terbuat dari rebusan gula merah, cabe dan udang kering yang oleh masyarakat setempat disebut saus cuka (cuko).
  • Tekwan, makanan khas Palembang dengan tampilan mirip sup ikan berbahan dasar daging ikan dan sagu yang dibentuk kecil - kecil mirip bakso ikan yang kemudian ditambahkan kaldu udang sebagai kuah, serta soun dan jamur kuping sebagai pelengkap.
Model, salah satu olahan pempek yang menggugah selera
Pindang ikan patin khas Palembang, rasanya pedas, asam dan gurih
  • Model, mirip tekwan tetapi bahan dasar daging ikan dan sagu dibentuk menyerupai pempek tahu kemudian dipotong kecil kecil dan ditambah kaldu udang sebagai kuah serta soun sebagai pelengkap. Ada 2 jenis model, yakni Model Ikan (Model Iwak) dan Model Gandum (Model Gendum).
  • Laksan, berbahan dasar pempek lenjer tebal, dipotong melintang dan kemudian disiram kuah santan pedas.
  • Celimpungan, mirip laksan, hanya saja adonan pempek dibentuk mirip tekwan yang lebih besar dan disiram kuah santan.
  • Mie Celor, berbahan dasar mie kuning dengan ukuran agak besar mirip mie soba dari Jepang, disiram dengan kuah kental kaldu udang dan daging udang.
  • Burgo, berbahan dasar tepung beras dan tepung sagu yang dibentuk mirip dadar gulung yang kemudian diiris, dinikmati dengan kuah santan.
  • Lakso, berbahan dasar tepung beras, mirip Burgo, namun bertekstur mie.
  • Martabak HAR,adalah makanan Khas dari India yang dibawah oleh Haji Abdul Razak. Berbahan dasar tepung terigu, yang diberi telor bebek dan telor ayam,kuahnya berbahan kari kambing yang dicampur kentang.
  • Pindang Patin, salah satu makanan khas Palembang yang berbahan dasar daging ikan patin yang direbus dengan bumbu pedas dan biasanya ditambahkan irisan buah nanas untuk memberikan rasa segar. Nikmat disantap dengan nasi putih hangat, rasanya gurih, pedas dan segar.
  • Pindang Tulang, berbahan dasar tulang sapi dengan sedikit daging yang masih menempel dan sumsum di dalam tulang, direbus dengan bumbu pedas, sama halnya dengan pindang patin, makanan ini nikmat disantap sebagai lauk dengan nasi putih hangat.
  • Malbi, mirip rendang, hanya rasanya agak manis, berkuah dan gurih.
  • Tempoyak, makanan khas Palembang yang berbahan dasar daging durian yang ditumis beserta irisan cabai dan bawang, bentuknya seperti saus dan biasa disantap sebagai pelengkap makanan, rasanya unik dan gurih.
  • Otak - otak, varian pempek yang telah tersebar di seluruh Indonesia, berbahan dasar mirip pempek yang dicocol dengan kuah santan dan kemudian dibungkus daun pisang, dimasak dengan cara dipanggang di atas bara api dan biasa disantap dengan saus cabai / kacang.
  • Kemplang, berbahan dasar pempek lenjer, diiris tipis dan kemudian dijemur hingga kering. Setelah kering kemplang dapat dimasak dengan cara digoreng atau dipanggang hingga mengembang.
  • Kerupuk, mirip kemplang, hanya saja adonan dibentuk melingkar, dijemur, kemudian digoreng.
  • Kue Maksubah, kue khas Palembang yang berbahan dasar utama telur bebek dan susu kental manis. Dalam pembuatannya telur yang dibutuhkan dapat mencapai sekitar 28 butir. Adonan kemudian diolah mirip adonan kue lapis. Rasanya enak, manis dan legit. Kue ini dipercaya sebagai salah satu sajian istana Kesultanan Palembang yang seringkali disajikan sebagai sajian untuk tamu kehormatan. Namun saat ini kue maksubah dapat ditemukan di seluruh Palembang dan sering disajikan di hari raya."[13]
  • Kue Delapan Jam, dengan adonan mirip kue maksubah, kue ini benar - benar sesuai dengan namanya karena dalam proses pembuatannya membutuhkan waktu delapan jam. Kue khas Palembang ini juga sering disajikan sebagai sajian untuk tamu kehormatan dan sering disajikan di hari raya.
  • Kue Srikayo, berbahan dasar utama telur dan daun pandan, berbentuk mirip puding. Kue berwarna hijau ini biasanya disantap dengan ketan dan memiliki rasa manis dan legit.

Olahraga

Stadion Gelora Sriwijaya dibangun dalam rangka penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XVI di tahun 2004. Stadion ini terletak di daerah Jakabaring, di bagian selatan Palembang. Bentuk dari stadion diilhami dari bentuk layar perahu terkembang dan diberi nama berdasarkan kebesaran Kerajaan Sriwijaya yang berpusat di Palembang pada masa lampau. Di stadion berkapasitas 40.000 tempat duduk ini pernah digelar dua pertandingan dalam lanjutan Piala Asia AFC 2007, yaitu babak penyisihan grup D antara Arab Saudi dan Bahrain serta perebutan tempat ke-tiga antara Korea Selatan dengan Jepang. Palembang bersama Jakarta menjadi tuan rumah SEA Games 2011, yang diselenggarakan pada 11-22 November 2011. Dengan merehabilitasi venue eks Pekan Olahraga Nasional XVI dan membangun Wisma Atlet, Venue tambahan seperti lapangan Atletik, Aquatic Center, Volley Beach, Ski Air, Panjat Tebing dan Lapangan Tembak terbesar se-Asia yang digunakan untuk SEA Games 2011.
Selain itu, stadion ini merupakan homebase bagi klub sepak bola Palembang, Sriwijaya Football Club Sriwijaya FC yang merupakan klub sepak bola kebanggaan masyarakat Palembang.
Kota Palembang juga memiliki sebuah klub bola voli bernama Palembang Bank SUMSELBABEL, yang mewakili Indonesia dalam Men's Club Asian Volleyball Championship 2011 di GOR PSCC Palembang.

Pusat-pusat Perbelanjaan

Keramaian Pasar 16 Ilir Palembang di pagi hari
  • Palembang Indah Mall, merupakan mall salah satu mall terbesar di Palembang. Terdapat anchor tenant seperti Hypermart, Ace Hardware, Index Furnishings, 21 Cineplex dll.
  • Palembang Square, merupakan mall teramai di Palembang. Terdapat anchor tenant seperti Carrefour, Grand JM, Gramedia, XXI (2013) dan lain-lain.
  • Palembang Trade Center Mall
  • Internasional Plaza, merupakan mall terbesar di Palembang. Juga merupakan pusat handphone terbesar di Sumatera Bagian Selatan. Terdapat anchor tenant seperti Matahari Department Store, Superindo, 21 Cineplex dan lain-lain.
  • Rajawali Village
  • MDP IT Store (IT Mall), merupakan pusat perbelanjaan barang barang elektronik yang terletak di simpang empat polda dengan gedung baru tinggi 8 lantai
  • Bandung Pasaraya
  • JM Pasaraya
  • JM Kenten
  • JM Sukarame
  • JM Plaju
  • Gramedia
  • Ramayana Department Store
  • Sumatera Department Store
  • Megahria Department Store
  • Dika Shopping Center
  • Marathon Department Store
  • Center Point Square
  • Carrefour Jakabaring
  • Lotte Mart
  • Ilir Barat Permai (Songket, Lemari Palembang, Pelaminan Palembang, Ukiran Palembang dan lain-lain).
  • Pasar Tradisional seperti Pasar 16 Ilir, Pasar Induk Jakabaring, Pasar Kuto, Pasar Plaju, Pasar 26 Ilir, Pasar Gubah dan sebagainya.
  • Palembang Village Underground Mall - LIPPO
  • Palembang CentrePoint (PSCC)
  • INDOGROSIR
  • Alfamart Grosir
  • Indomaret



Hotel

Hotel-hotel berbintang di Palembang antara lain:
  • Aryaduta Hotel and Convention Center Palembang *****
  • Novotel Hotel Palembang *****
  • Hotel Grand Zuri Palembang ***
  • Hotel Arista Palembang *****
  • The Jayakarta Daira Hotel Palembang ****
  • Hotel Sanjaya Palembang ****
  • Hotel Swarna Dwipa 
  • Palembang ****
  • Hotel Aston International Palembang ****
  • Rio City Hotel Palembang ***
  • Hotel Royal Asia Palembang ***
  • Sahid Imara Hotel Palembang ***
  • Hotel Lembang Palembang ***
  • Hotel Princess Palembang **
  • Hotel Zuri Express **
  • Grand Duta Hotel **
  • Hotel Wisata **
  • Sriwijaya Hotel
  • Hotel Emilia
  • Hotel Budi **
  • Hotel Paradise
  • Hotel Safa Marwah
  • Home Inn Hotel Palembang
  • Hotel Bumi Asih

  • Hotel Arjuna
  • Hotel Anugerah **
  • Hotel Alam Sutra
  • Hotel King's (habis terbakar yang akan di buka kembali) **
  • Hotel Sintesa Peninsula Palembang (Beroperasi Akhir 2011) ***
  • Rio City Hotel Palembang **





















Pendidikan

Kota Palembang memiliki beberapa perguruan tinggi di antaranya Universitas Sriwijaya di Bukit Besar, walaupun kampus utamanya yang memiliki luas 712 ha berada pada kawasan Inderalaya,Ogan Ilir, Sumatera Selatan saat ini menempati urutan ke-15 Universitas Terbaik di Indonesia versi Webometrics Juli 2010. Peringkat Universitas Sriwijaya dalam pemeringkatan World Class University versi Webometrics terus mengalami peningkatan sejak edisi Januari 2009 (peringkat ke-37), edisi Juli 2009 (peringkat ke-29) dan edisi Juli 2010 (peringkat ke-15). Untuk wilayah sumatera, Universitas Sriwijaya menempati peringkat ke-1 yang kemudian diikuti oleh Universitas Lampung (Unila), Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Riau (Unri).
Sekolah Jurnalisme Pertama di Indonesia, SJI diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN)di Palembang, 9 Februari 2010. Sekolah Jurnalisme ini merupakan sekolah jurnalisme internasional pertama di Indonesia yang berada di bawah naungan UNESCO. Sekolah ini ditujukan kepada yang ingin memahami terhadap dunia Jurnalistik, saaat ini berada sementara di Diklat Kepegawaiaan Provinsi Sumatera Selatan.

Transportasi

Armada bus Trans Musi
Warga Palembang banyak menggunakan bus dan angkutan kota sebagai sarana transportasi. Selain menggunakan bus dan angkot, moda transportasi taksi juga banyak digunakan masyarakat. Terdapat beberapa perusahaan taksi yang beroperasi di penjuru kota. Selain taksi dan angkutan kota di Palembang dapat ditemukan bajaj yang berperan sebagai angkutan perumahan, dimana setiap bajaj memiliki kode warna tertentu yang hanya boleh beroperasi di wilayah tertentu di kota Palembang. Sebagai sebuah kota yang dilalui oleh beberapa sungai besar, masyarakat Palembang juga mengenal angkutan air, yang disebut ketek. Ketek ini melayani penyeberangan sungai melalui berbagai dermaga di sepanjang Sungai Musi, Ogan dan Komering. Baru-baru ini telah dibuka jalur kereta komuter yang diperuntukkan bagi mahasiswa Universitas Sriwijaya yang melayani jalur Kertapati-Indralaya. Selain itu, pada awal tahun 2010 rute angkutan kota dan bus kota di beberapa bagian kota akan digantikan oleh kendaraan umum baru berupa bus Trans Musi yang serupa dengan bus Trans Jakarta di Jakarta. Hal ini akan terus dilakukan secara bertahap di bagian kota lainnya dengan tujuan untuk mengurangi jumlah kendaraan umum di Palembang yang semakin banyak dan tidak terkendali jumlahnya serta mengurangi kemacetan karena kendaraan ini memiliki jalur laju khusus yang terpisah dari kendaraan lainnya.
Palembang memiliki sebuah Bandar Udara Internasional yaitu Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II). Bandara ini terletak di barat laut Palembang, melayani baik penerbangan domestik maupun internasional. Bandara ini juga menjadi embarkasi haji bagi warga Sumatera Selatan. Penerbangan domestik melayani jalur Palembang ke Jakarta, Bandung, Batam, Pangkal Pinang dan kota-kota lainnya, sedangkan penerbangan internasional melayani Singapura, Kuala Lumpur, Malaka, Hongkong, China dan Thailand.
Palembang juga memiliki tiga pelabuhan utama yaitu Boom Baru, Pelabuhan 36 Ilir dan Pelabuhan Tanjung Api Api. Ketiga pelabuhan ini melayani pengangkutan penumpang menggunakan ferry ke Muntok (Bangka) dan Batam. Saat ini sedang dibangun pelabuhan Tanjung Api-api yang melayani pengangkutan penumpang dan barang masuk serta keluar Sumatera Selatan.
Selain itu Palembang juga memiliki Stasiun Kertapati yang terletak di tepi sungai Ogan, Kertapati. Stasiun ini menghubungkan wilayah Palembang dengan Bandar Lampung, Tanjung Enim, Lahat, dan Lubuklinggau




















07.38 Diposting oleh Unknown 0